Jumat, Juni 10, 2016

Bangkitnya Saham Gocap

Kesuksesan Group Bakrie melakukan restrukturisasi hutang Bumi Resources (BUMI) melalui disetujuinya permohonan PKPU (Permohonan Keterlambatan Pembayaran Utang) yang diperoleh dari debiturnya berdampak luar biasa pada saham emiten tersebut.

Saham Bakrie sering disebut sebagai saham gocap, mengingat sebelumnya seluruh saham grup Bakrie memiliki harga 50 perak.

Emiten BUMI yang terkubur di dasar BEI dengan harga 50 sejak Oktober 2015, kini melonjak 34% dan menutup ke angka 64 dengan lebih dari 20juta lot saham. Kesuksesan ini diiringi oleh anak usahanya Bumi Resources Minerals (BRMS). Anak usaha Bakrie lainya yaitu Energi Mega Persada (ENRG) juga menggeliat di pasar nego.

Menarik dicermati kinerja saham-saham grup Bakrie ini yang dahulu dikenal sebagai Blue Chip di BEI hingga menjadi saham gocap selama bertahun-tahun belakangan ini.






Terlihat di prins creen data fundamental yang diambil dari HOTS Daewoo, BRMS adalah satu-satunya yang mampu mencatatkan Net Income positif dibanding keempat saudaranya. Hanya patut disayangkan hingga detik ini grup Bakrie belum menegluarkan laporan keuangan audited periode tahun 2015.

Training Provider-Travel Agent-General Trading
Ticketing-Tour-Hotel-Keagenan
All About Jogja dan Semarang
My Story My Mind My Success
Baby Store termurah