Sabtu, Agustus 09, 2014

10 Negara dengan Biaya Subsidi BBM terbesar di Dunia




Indonesia masuk di peringkat sembilan dan mencatatkan diri sebagai negara dengan harga bensin termurah di Asia.

1. Iran
Iran menempati urutan teratas sebagai negara dengan dukungan subsidi terbesar dari pemerintah untuk konsumsi minyak dalam negeri.

2. Arab Saudi
Di Arab harga satu galon bensin lebih murah dibandingkan dengan sebotol air karena mendapatkan subsidi yang besar dari pemerintah. Harga minyak yang sangat murah memicu konsumsi dari masyarakat secara besar-besaran.

3. Rusia
Badan Energi International atau (IEA) mencatat bahwa biaya subsidi Rusia pada tahun 2010 sebesar US$39,3 miliar. Sekitar 60 persen gas alam yang dihasilkan, dijual dengan harga murah karena disubsidi pemerintah. Konsumen utamanya para pebisnis Rusia, swasta, dan sistem pemanas yang tidak efisien.

4. India
Biasanya subsidi besar terhadap bahan bakar minyak terjadi di negara pengekspor minyak. Namun, tidak demikaian halnya dengan India sebagai negara importir minyak. India memiliki subsidi tertinggi di antara negara importir minyak lainnya yakni mencapai US$22 miliar pada tahun 2010.

5. China
Meskipun China dengan cepat mengembangkan energi terbarukan, namun belum mampu mengimbangi konsumsi energi batu bara yang memenuhi 80 persen dari energi nasional. China adalah salah satu dari sedikit negara yang mensubsidi batu bara hitam.

6. Mesir
Jumlah subsidi di Mesir US$20,3 miliar pada tahun 2010. Menempatkan harga bensin di Mesir termasuk terendah di dunia.

7. Venezuela
Menurut data yang dikumpulkan oleh The German Society for International Cooperation (GIZ) harga bensin di Venezuela hanya 2 sen per liter. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan negara-negara lain di dunia.

8. Uni Emirat Arab
Berdasarkan catatan Badan Energi Internasional, biaya subsidi di Uni Emirat Arab (UEA) sebesar US$2.500 per orang pada tahun 2010. UEA merupakan negara kedua penghasil minyak dan gas alam di dunia.

9. Indonesia
Harga bensin di Indonesia merupakan harga bensin termurah di Asia. Namun, biaya yang harus dibayar untuk menggantinya sebesar US$16 miliar pada tahun 2010 yang menyebabkan anggaran negara membengkak.

10. Uzbekistan
Uzbekistan menghabiskan US$12 miliar pada tahun 2010 atau setara dengan hampir sepertiga produk domestik bruto negara tersebut. Uang dihabiskan untuk subsidi. Bukan untuk pembangunan infrastruktur yang justru dibutuhkan dalam rangka pengembangan ekonomi.



source: national geographic







Training Provider-Travel Agent-General Trading
Ticketing-Tour-Hotel-Keagenan
All About Jogja dan Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan kasih comment disini. Blog ini sudah dofollow