Minggu, Maret 21, 2010

Sinopsis Green Zone



Green Zone

“Chief Warrant Officer is done following orders..”

Perang Irak menyisakan sejumlah masalah. Biaya perang Irak konon mencapai ratusan juta dollar yang rela dihabiskan demi sebuah ambisi Amerika untuk mengalahkan musuh utama mereka dan menancapkan pengaruhnya dikawasan tersebut. Salah satu pertanyaan yang belum terjawab adalah mengenai keberadaan senjata pemusnah massal yang diklaim Amerika dikembangkan secara masif oleh Saddam Husein.

Film ini bertema seputar permasalahan tersebut. Film ini dibintangi Matt Damon (Roy Miller), seorang komandan regu pasukan Amerika (US Army) yang ditugaskan oleh Washington untuk mengecek keberadaan senjata pemusnah massal di Irak. Dengan desingan peluru yang mewarnai setiap kedatangannya, regu tersebut terus menyisir satu demi satu lokasi yang ditengarai oleh intelijen merupakan tempat penyimpanan senjata. Bulan demi bulan berlalu sampai akhirnya Miller menyadari ada kejanggalan dari informasi intelijen karena senjata yang dicari-cari tidak juga ditemukan.

Ketika untuk kesekian kalinya akan meninjau suatu lokasi, pasukan Miller dicegat oleh seorang warga local bernama Freddy yang menceritakan mengenai sebuah pertemuan mencurigakan disudut kota Baghdad. Penggerebekan pun dilakukan dengan hasil didaperolehnya sebuah informasi mengenai kebeadaan Al-Rawi, jenderal kepercayaan Saddam yang juga merupakan panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak. Temuan ini diberitahukan Miller kepada Brown, ahli Timur Tengah dari CIA yang sudah lama mencium ketidakberesan operasi pencarian senjata di Irak.

Cerita berlanjut semakin menarik dengan diperolehnya fakta baru dari seorang wartawan New York Times yang menyebutkan bahwa seorang staf Petntagon bernama Poundstone pernah bertemu Al-Rawi di Yordania tepat satu minggu sebelum perang Irak. Pertemuan ini ditengarai berisikan kesepakatan antara keduanya jika perang Irak berakhir.

Miller akhirnya berhasil membuat kontak dengan Al-Rawi untuk bertemu dan mencari tahu yang sebenarnya. Namun rencana pertemuan ini berhasil diendus oleh Poundstone. Pertempuran seru antara pasukan Pentagon dibawah komando Poundstone dengan pasukan Miller berjalan sepanjang setengah jam film ini. Pada satu pihak Miller berkepentingan menemui Al-Rawi untuk mancari fakta mengenai lokasi penyimpanan senjata pemusnah massal sehingga berupaya menyelamatkannya. Namun pada pihak lainnya, Poundstone berupaya membunuh Al-Rawi untuk menutupi fakta adanya pertemuan dan kesepakatan yang telah mereka bangun. Bagaimanapun pasukan Poundstone merupakan pasukan utama Pentagon dengan helicopter dan pesawat jet yang dimiliki bukanlah lawan yang sebanding bagi pasukan Miller dan pasukan pengawal Al-Rawi. Markas Al-Rawi berhasil dibombardir, namun Al-Rawi berhasil keluar. Kejar kejaran seru berlanjut di luar gedung sampai akhirnya Al-Rawi terbunuh oleh Freddy. Setelah peristiwa tewasnya Al-Rawi, Miller mengirimkan berita ketidakberesan operasi di Irak ini ke semua media massa terkemuka internasasional.. Saat ini diketahui bahwa senjata pemusnah massal tidak pernah ditemukan di Irak. Senjata dimaksud telah dimusnahkan sejak tahun 1991 pasca perang Irak-Kuwait.

Film produksi Universal Studios ini sangat sukses di Hollywood. Hanya dalam waktu 1 minggu sejak release pertamanya, film ini mampu mencetak pendapatan $14,309,295 dan masuk ke dalam top five box office di Hollywood (http://movies.yahoo.com/mv/boxoffice/)


2 komentar:

Silakan kasih comment disini. Blog ini sudah dofollow